Business Matching Procurement
Business Matching Procurement, diselenggarakan sebagai mekanisme percepatan realisasi belanja barang/jasa pemerintah daerah dengan fokus pada optimalisasi penggunaan produk dalam negeri. Kegiatan ini dirancang sebagai bagian dari strategi implementasi program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) sesuai dengan arahan kebijakan nasional dan regulasi pengadaan pemerintah.
â €
Business Matching Procurement menggunakan skema one-on-one meeting, yakni pertemuan langsung antara penyedia barang/jasa dengan pihak pengguna anggaran, yang terdiri dari:
• Organisasi Perangkat Daerah (OPD)
• Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)
• Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK)
• Rumah Sakit Umum dan Swasta
• Dinas Teknis dari berbagai kabupaten
• Perwakilan Kementerian dan Lembaga
• Pengadaan TNI/POLRI
Business Matching Procurement
Business Matching Procurement is held as a mechanism to accelerate the realization of local government procurement, with a focus on optimizing the use of domestic products. This initiative is designed as part of the strategy to implement the Domestic Product Enhancement Program (P3DN), in line with national policy directives and government procurement regulations.
The Business Matching Procurement uses a one-on-one meeting scheme, where suppliers of goods/services meet directly with budget users, including:
– Local Government Agencies (OPD)
– Commitment-Making Officials (PPK)
– Technical Implementation Officials (PPTK)
– Public and Private Hospitals
– Technical Departments from various regencies
– Representatives from Ministries and Institutions
– TNI/POLRI Procurement










